Universitas Medan Area (UMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat interaksi dengan masyarakat luas melalui partisipasi aktif pada Festival Bunga dan Buah 2025 di Berastagi, Kabupaten Karo. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 2 Agustus 2025 ini menjadi momentum penting bagi UMA untuk memperkuat promosi dan memperluas jangkauan publikasi, dengan kehadiran strategis di dua pusat keramaian utama, yakni Taman Mejuah Juah dan Bukit Gundaling.
Keterlibatan UMA pada festival ini merupakan wujud kerja sama solid antara perwakilan berbagai fakultas, pascasarjana, dan tim inti Biro Informasi, Promosi, dan Kemitraan (BIPK). Adapun tim yang berpartisipasi terdiri dari:
- Sarman, S.Kom (Fakultas Teknik)
- Dr. Tennisya Febriyanti Suardi, SP, MP (Fakultas Pertanian)
- Dahrul Siregar, S.E, M.Si (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
- Amril Yusuf, S.Kom (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
- Dr. Shulhan Iqbal Nasution, SH, MH (Fakultas Hukum)
- Miftahul Husna Siregar, S.I.P., M.IP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)
- Yunita, S.Pd, M.Psi. (Fakultas Psikologi)
- Jombang Harahap, S.E (Fakultas Sains dan Teknologi)
- Dr. Fauzi Wikanda, M.Pdi (Fakultas Agama Islam)
- Yuni Syahputri, S.E, M.Si (Pascasarjana)
- Dian Fajar Prayoga, S.Kom (BIPK)
- Harist Al Rasyid, S.S (BIPK)
Strategi Promosi Terintegrasi
Partisipasi UMA dijalankan melalui strategi ganda, yaitu promosi melalui stand/booth serta penyebaran informasi langsung kepada masyarakat.
Pada Sesi I (09.00–12.00 WIB), tim UMA berfokus di Taman Mejuah Juah dengan membuka stand promosi yang posisinya sangat strategis, berdampingan dengan stand Dinas Kebudayaan Kabupaten Karo. Kolaborasi ini memberikan nilai tambah karena menghadirkan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, selaras dengan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Stand UMA ramai dikunjungi pengunjung, di mana tim secara aktif memberikan informasi terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), berbagi brosur, serta membagikan suvenir.
Selanjutnya, pada Sesi II (14.00–16.00 WIB), tim melanjutkan promosi di Bukit Gundaling, kawasan wisata populer di Berastagi. Strategi penyebaran brosur dan suvenir kembali diterapkan sehingga jangkauan informasi dapat lebih luas menjangkau wisatawan dan masyarakat.
Komitmen UMA terhadap Keberlanjutan dan Kearifan Lokal
Kehadiran UMA dalam Festival Bunga dan Buah tidak hanya berfokus pada promosi akademik, tetapi juga merepresentasikan komitmen universitas dalam mendukung program keberlanjutan. Hal ini sejalan dengan semangat GreenMetric yang diusung UMA, serta mendukung pencapaian SDG 11 (Kota dan Pemukiman Berkelanjutan) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Festival yang menonjolkan kekayaan budaya dan hasil bumi Karo ini menjadi wadah tepat bagi UMA untuk berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Peran Sentral BIPK
Di balik keberhasilan kegiatan ini, Biro Informasi, Promosi, dan Kemitraan (BIPK) berperan sebagai koordinator utama yang memastikan seluruh unsur fakultas dan pascasarjana dapat bersinergi secara optimal. Mulai dari perencanaan, alokasi sumber daya, hingga eksekusi di lapangan, BIPK berhasil mengintegrasikan peran setiap tim sehingga strategi promosi berjalan efektif dan efisien.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa promosi UMA adalah upaya kolektif yang mengedepankan kebersamaan, komunikasi yang baik, dan kerja sama lintas unit. Semangat inilah yang senantiasa dipegang teguh Universitas Medan Area dalam setiap langkahnya menuju perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global.
Artikel Terkait :
