Penegakkan Hukum dalam Penanganan Terorisme

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR-RI dan Ketua Pansus Revisi Undang-Undang Terorisme H. R. Muhammad Syafi’i, SH, M.Hum pada kuliah umum Magister Hukum.

Sebanyak 35 orang mahasiswa Magister Hukum pada hari Sabtu. 30 Juli 2016 Magister Hukum Universitas Medan Area mengikuti kuliah umum dengan sebagai narasuber adalah H. R. Muhammad Syafi’i, SH, M.Hum yaitu Ketua Pansus RUU Terorisme. Hadir dalam kuliah umum dan juga bertindak sebagai moderator pada kuliah umum ini adalah Muaz Zul, SH, M.Hum (Wakil Direktur Bid. Kemahasiswaan) dan Dr. Malina, SH, M.Hum (Ketua Program Studi Magister Hukum).

“Kita harus membangun harmoni ekonomi, harmoni sosial dan harmoni politik  untuk menjaga keutuhan NKRI dari segala ancaman seperti terorisme. Menghilangkan stigmatisasi bahwa Islam bukanlah teroris, anggapan yang menginisialkan Islam sebagai teroris harus kita geser,” tukasnya.

Ia menegaskan, bahwa untuk mengantisipasi tindak terorisme di Indonesia bukanlah dengan kebencian, melainkan dengan penegakan hukum secara optimal. “Terorisme adalah segala bentuk kekerasan dan intimidasi terutama di bidang politik yang menyebarkan ketakutan dan teror, tapi terorisme bukanlah Islam maka hendaknya jangan mengkaitkan dengan agama. Terorisme adalah musuh bersama dan harus bangsa ini harus dilindungi, tapi bukan dengan kebencian melainkan dengan penegakan hukum,” tukasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *