S3 Study Program Doctor of Agricultural Sciences UMA Holds activities Guest Lecture

S3 Study Program Doctor of Agricultural Sciences UMA Holds activities Guest Lecture by theme Writing and Publishing Research Papers in Indexed Journals, S3 Study Program Doctor of Agricultural Sciences invites all students of Masters of Public Administration, Masters of Agribusiness, Masters of Psychology, Masters of Law at Universitas Medan Area to increase knowledge about Writing and Publishing Research Papers in Indexed Journals. as for the speaker at the Guest Lecture Mr. Prof. Dr. MD. Aminul Islam Professor of Universiti Malaysia Perlis who has many achievements and awards in the field of scientific writing

BIOPROFILE
PROF. DR. MD. AMINUL ISLAM

Prof. Md. Aminul Islam is currently working as a Professor in the School of Business Innovation and Technopreneurship at Universiti Malaysia Perlis. He received his bachelor’s degree from the International Islamic University Malaysia, MBA and Doctor of Philosophy from Universiti Sains Malaysia. He also completed an advanced diploma in teaching in higher education from the Nottingham Trent University.

Speaker’s Achievement 

  • An award-winning Academic and Researcher
  • Professor Islam received the Raffles Education Founder’s Award for being the most deserving academic staff of Olympia College Malaysia 2006
  • Excellent Academic Support Award 2009
  • The Best Lecturer Award in 2010
  • The Best Supervisor Award in 2018 and 2019 for producing the most number of PhD graduates
  • Research Excellence Award in 2020 at Universiti Malaysia Perlis
  • He also won ‘The Best PhD Thesis Award 2011’ for the outstanding PhD dissertation at Universiti Sains Malaysia.

He is a member of Asian Academy of Management, Malaysian Institute of Management, and an associate member of Malaysian Finance Association. He is a visiting Professor of Daffodil International University, Northern University Bangladesh, East Delta University, Thammasat University Thailand and an Academic Advisor of Sentral College Penang.

He has authored and co-authored five books, two book chapters, and about 200 research papers. His writings have so far attracted about 490,000 READs in the Researchgate and about 4000 citations in Google Scholar. He has so far produced 20 PhD graduates. His recent research has spanned issues related to Entrepreneurship, IPO underpricing, Earning Management, Block chain, Blue Economy, Islamic banking and Sukuk.

the Guest Lecture took place on :
📅Date : Friday, 16 April 2021
🕛Time : 15.00 Indonesian Time and 16:00 Malaysian Time
Media   : Zoom (Daring)

let’s hurry up and register before it’s too late, Limited Participants !!!
there is a certificate.

Link Registration :
Registrasi Guest Lecture Writing and Publishing Research Papers in Indexed Journals (WPRPIJ)

Help Desk :

Contact Person : 082269129499 (Mr. Iqbal)

 Jalan Sei Serayu Number 70 A / Jalan Setia Budi Number 79 B, Medan 20112

 (061) 8225602, 8201994 Mobile: 0811 607 259
 (061) 8226331

Pengisian Survey Satu Tahun Pelaksanaan Pembelajaran Daring

Sehubungan dengan Surat Kemendikbud Dikti Nomor 0230/E.E2/BS.01.01/2021 tanggal 31 Maret 2021 tentang Survey Satu Tahun Pelaksanaan Pembelajaran Daring, maka bersama ini kami sampaikan bahwa seluruh Civitas akademika Universitas Medan Area (Dosen dan Mahasiswa) untuk dapat mendukung kegiatan tersebut dan mengisi survey yang dapat diakses pada:

spada.kemdikbud.go.id/survey-pembelajaran-daring

Mengingat pentingnya hasil Survey pembelajaran daring tersebut untuk memetakan kesiapan dan kebijakan strategis yang diperlukan dalam pelaksanaan Semester Daring TA 2021/2022 di perguruan tinggi, partisipasi aktif seluruh komponen pendidikan tinggi sangat kami hargai. Survey ini akan ditutup pada 30 April 2021.

Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami sampaikan terima kasih.

Macam-macam Hak Atas Tanah Di Indonesia

Atas dasar hak menguasai dari negara, ditentukan adanya macam-macam hak atas permukaan bumi, yang disebut tanah, yang dapat diberikan kepada dan dipunyai oleh orang-orang, baik sendiri maupun bersama-sama dengan orang-orang lain serta badan-badan hukum.

 

Berdasarkan pasal 16 UU No. 5 Tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok=pokok agraria  (UU Agraria). Hak-hak atas tanah meliputi :

  • Hak Milik
  • Hak guna usaha
  • Hak guna bangunan
  • Hak pakai
  • Hak Sewa
  • Hak membuka tanah
  • Hak memungut hasil hutan
  • Hak-hak lain yang diatur diluar UU ini
  1. Hak milik
    Hak milik adalah hak turun temurun, terkuat dan terpenuh yang dapat dimiliki oleh seseorang, kepemilikan hak milik hanya dapat diperbolehkan untuk orang indonesia, sedangkan orang asing (WNA) tidak diperbolehkan memperoleh hak milik.
  2. Hak Guna Usaha
    Hak guna usaha adalah hak mengusahakan tanah yang dikuasai langsung oleh negara untuk keperluan melakukan usaha di sektor perkebunan, perikanan, pertanian dan peternakan.
  3. Hak Guna Bangunan
    Hak guna bangunan adalah hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri.
  4. Hak pakai
    Hak pakai adalah hak untuk menggunakan dan memungut hasil dari tanah yang dikuasai langsung oleh negara atau tanah miliki orang lain, yang memberi wewenang dan kewajiban kepada seseorang yang ditentukan dalam perjanjian oleh pejabat atau pemilik tanah, yang bukan perjanjian sewa-menyewa atau perjanjian pengolahan tanah, segala sesuatu asal tidak bertentangan dengan jiwa dan ketentuan  perundang-undangan.
  5. Hak Sewa
    Seseorang atau suatu badan hukum mempunyai hak sewa atas tanah, apabila ia berhak mempergunakan tanah-milik orang lain untuk keperluan bangunan, dengan membayar kepada pemiliknya sejumlah uang sebagai sewa.
  6. Hak membuka tanah dan memungut hasil hutan
    Hak membuka hutan yakni memanfaatkan hutan dan penggunaan kawasan hutan oleh seluruh warga negara indonesia dan memiliki hak untuk pembukaan kawasan hutan.
  7. Hak Tanah untuk keperluan Suci dan Sosial
    Hak milik tanah badan-badan keagamaan dan sosial sepanjang dipergunakan untuk usaha dalam bidang keagamaan dan sosial,diakui dan dilinduingi. Badan-badan tersebut dijamin pula akan memperoleh tanah yang cukup untuk bangunan dan usahanya dalam bidang keagamaan dan sosial.

Apa itu DELIK

Kata “delik” berasal dari bahasa Latin, yakni delictum. Dalam bahasa Jerman disebut delict, dalam bahasa Prancis disebut delit, dan dalam bahasa Belanda disebut delict. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, “Perbuatan yang dapat dikenakan hukuman karena merupakan pelanggaran terhadap undang-undang; tindak pidana.

Pengertian Delik menurut KBBI adalah perbuatan yang dapat dikenakkan hukuman, karena merupakan pelanggaran terhadap undang-undang tindak pidana, Sedangkan menurut istilah ini juga disebut dengan perbuatan pidana, peristiwa pidana ataupun tindak pidana strafbaar feit merupakan bahasa belanda dari delik.

Prof. Moeljatno memakai istilah “perbuatan pidana” untuk kata “delik”. Menurut beliau, kata “tindak” lebih sempit cakupannya daripada “perbuatan”. Kata “tindak” tidak menunjukkan pada hal yang abstrak seperti perbuatan, tetapi hanya menyatakan keadaan yang konkret.

Unsur – unsur Delik :

  1. Suatu perbuatan atau serangkaian perbuatan
  2. Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan
  3. Harus ada suatu perbuatan atau serangkaian tindakan tertentu
  4. Perbuatan tersebut dilarang di dalam peraturan perundang-undangan
  5. Dapat dikenakkan sanksi bagi yang melanggarnya

Unsur – unsur Subjektif

  1. Kesengajaan ( dolus) atau ketidaksengajaan (culpa)
  2. Maksud atau voornemen pada suatu percobaan atau poging seperti yang dimaksud di dalam pasal 53 ayat (1) KUHP,
  3. Macam-macam maksud atau oogmerk, seperti  yang terdapat di dalam kejahatan-kejahatan pencurian, penipuan, pemerasan, pemalsuan, dan lain-lain
  4. Merencanakan terlebih dahulu atau voorbedachte raad, seperti yang terdapat di dalam kejahatan pembunuhan berencana dalam pasal 340 KUHP
  5. Perasaan takut atau vrees, seperti terdapat di dalam rumusan tindak pidana menurut pasal  308 kuhp.

Unsur-unsur Objektik

  1. Sifat melanggar hukum atau wederrechtelijkbeid.
  2. Kualitas dari si pelaku,misalnya keadaan sebagai seorang pegawai negeri didalam kejahatan jabatan atau keadaan sebagai pengurus atau komisaris dari suatu perseroan terbatas di dalam kejahatan menurut pasal 398 kuhp.

Dalam ilmu hukum pidana dikenal delik formil dan delik materiil. Yang dimaksud dengan delik formil adalah yang perumusannya menitikberatkan pada perbuatan yang dilarang dan diancam dengan pidana oleh undang-undang, di sini rumusan dari perbuatan jelas. Misalnya Pasal 362 tentang pencurian. Adapun delik materiil adalah yang perumusannya menitikberatkan pada akibat yang dilarang dan diancam dengan pidana oleh undang-undang. Dengan kata lain, hanya disebut rumusan dari akibat perbuatan. Misalnya Pasal 338 tentang pembunuhan.

Wisuda Daring Program Sarjana dan Magister Periode I Tahun 2021

Universitas Medan Area menggelar upacara Wisuda Daring Program Sarjana dan Magister Periode I Tahun 2021 pada hari sabtu 27 Maret 2021 bertempatan di Gedung Perpustakaan Kampus I Universitas Medan Area Jl. Kolam No. 1 Medan Estate, Aplikasi Zoom dan Live Streaming Youtube Universitas Medan Area.

Dalam pelaksanaan wisuda daring Rektor beserta jajarannya tetap hadir di gedung Perpustakaan Kampus I Universitas Medan Area dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan lengkap menggunakan masker, Sedangkan wisudawan/I tetap berada dirumah masing-masing.

 

Adapun laporan akademik Universitas Medan Area oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Ir. Hj. Siti Mardiana, MSi menyebutkan dalam periode ini Universitas Medan Area meluluskan mahasiswa sarjana dan magister dari 20 program studi berjumlah 720 wisudawan, yang terdiri dari fakultas teknik sebanyak 101, fakultas pertanian 50 wisudawan, fakultas ekonomi dan bisnis 140 wisudawan, fakultas hukum 71 wisudawan, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik 51 wisudawan, fakultas psikologi 104 wisudawan dan fakultas sains dan teknologi 10 wisudawan dan untuk program magister yaitu untuk magister psikologi sebanyak 57 wisudawan, magister administrasi publik 66 wisudawan, magister agribisnis 13 wisudawan dan untuk magister hukum 56 wisudawan.

Dari 719 wisudawan yang di wisuda pada hari ini 16 orang dari program sarjana dan 4 orang dari program magister terpilih sebagai wisudawan terbaik periode 1 tahun 2021.

 

Dalam kesempatan ini, Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng M.Sc dalam pidatonya pada wisuda daring menyampaikan kami ucapkan selamat bagi para orang tua dan keluarga wisudawan yang hari ini mendampingi dan menyaksikan wisuda putra-putri, anggota keluarga tercinta di tempat masing-masing.

Sesuai Instruksi Presiden RI No. 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, bahwa kegiatan yang mengumpulkan orang dalam jumlah banyak dalam waktu lama berisiko tinggi dalam penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, UMA saat ini menyelenggarakan Wisuda secara daring. Insya Allah, kedepan jika semua telah mendapat vaksin kita akan melakukan wisuda seperti biasa secara luring,’ucap rektor.

Wisuda kali ini mengangkat Tema  “Dalam meningkatkan mutu pendidikan Universitas Medan Area telah mengimplementasikan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka melalui penyempurnaan kurikulum Perguruan Tinggi yang merujuk Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, sehingga menghasilkan sumber daya Inovatif, Berkepribadian dan Mandiri”. Dengan terbitnya Permendikbud No. 3 Thn 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, yang mengatur tentang Merdeka Belajar-Kampus Merdeka maka saat ini mahasiswa diberi kebebasan dalam memilih bentuk pembelajaran yang dapat dilaksanakan di luar Perguruan Tinggi maksimum 3 semester (60 sks). Mahasiswa dapat melaksanakan magang, kewirausahaan, Kuliah Kerja Nyata tematik, Penelitian, melakukan program kemanusiaan, Studi Independen dan Program Kampus Mengajar. Saat ini UMA telah malakukan rekonstruksi kurikulum untuk dapat mengimplementasikan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan terdapat 73 mahasiswa yang sedang melasanakan Program Kampus Mengajar di Sekolah Dasar di berbagai tempat sesuai dengan daerahnya masing-masing. UMA telah melakukan berbagai kerjasama dengan institusi akademik maupun non-akademik. Dari Tahun 2020 lalu, UMA terus melaksanakan tindak lanjut kerjasama dengan PELINDO untuk kegiatan magang bersertifikat yang telah diikuti oleh 9 orang mahasiswa dan dengan Bank Indonesia untuk beasiswa kepada lebih dari 50 orang mahasiswa.

Kegiatan akademik dilaksanakan oleh 298 orang dosen tetap dan dibantu oleh 180 orang tenaga kependidikan yang telah memenuhi kualifikasi standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah. 52 orang dosen diantaranya telah memiliki kualifikasi Doktor dengan 5 orang guru besar. Saat ini, 42 orang dosen sedang melanjutkan studi Program Doktor di berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Pada periode ini ada 7 (Tujuh) orang Dosen yang memperoleh gelar Doktor an. Dr. Ressi Dwiana, S.Sos., M.Si. Bidang Ilmu Komunikasi Dr. Fauzi Wikanda. Bidang Ilmu Komunikasi Islam. Dr. Maswandi Bidang Ilmu Hukum Islam, Dr. Rosliana Lubis, Bidang Kimia, Dr. Ina T Budiani, MT bidang Arsitektur serta Dr. Rahmat Syah, M.Kom bidang Ilmu Komputer, Bidang Ilmu Komunikasi Dr. Effiati Juliana Hasibuan, M.Si.

 

Mahasiswa UMA juga telah memberikan prestasi yang membanggakan, yang menunjukkan bahwa visi UMA untuk menghasilkan sumber daya manusia yang inovatif, berkepribadian dan mandiri dapat dicapai. Prestasi yang diperoleh mahasiswa Universitas Medan Area pada TA. 2020/2021 adalah:
1.    Dian Pranata (188210007)
Juara 2 pada Panah Merah Innovation Award 2020 yang diselenggarakan oleh PT. East West Seed Indonesia (Judul Penelitian: Inovasi Pemanfaatan Hidroponik Vertikultur dalam uangan Rumah Tidak Terpakai Sebagai Upaya Pemenuhan Gizi Keluarga)
2.    Lamhot Yartono Simbolon, (178330071)
Juara 2 Nasional pada Olimpiade Sains Mahasiswa 2020 (OSM) Bidang Ekonomi yang diselenggarakan oleh Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI)
•    Terpilih menjadi Campus Ambassador untuk mengikuti magang yang diselenggarakan oleh International Model United Nation (IMUN)
3.    Gareni Bulolo (178330272)
Juara 3 dalam pemilihan Putra Putri Pendidikan Indonesia 2020 yang diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Prestasi Indonesia.

Adapun sambutan dari Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim Drs. M. Erwin Siregar, MBA. mengatakan dalam upaya meningkatkan mutu Universitas Medan Area maka Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim telah  pada wisuda daring mengatakan selamat kepada mahasiswa Universitas Medan Area yang telah wisuda pada hari ini, semoga Universitas Medan Area semakin maju dan menjadi perguruan tinggi swasta terbaik khususnya di Sumatera Utara, terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi, Bapak Direktur Jendral Pendidikan Tinggi dan Bapak Kepala Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 1 Sumatera Utara untuk perhatiannya.

Dalam upaya meningkatkan mutu Universitas Medan Area maka Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim telah banyak melakukan pembangunan terutama pada saat ini sedang membangun gedung laboratorium dan menambah gedung kuliah yang representatif bagi kenyamanan perkuliahan mahasiswa. Kepedulian Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim tidak hanya memperdulikan sarana kampus saja akan tetapi YPHAS juga membangun semangat dan motivasi belajar mahasiswa melalui pemberian beasiswa mahasiswa bersaudara kandung, beasisswa siswa berprestasi dan beasiswa lainnya.

Adapun kata sambutan dari Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Bapak Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D pada wisuda daring mengatakan selamat kepada wisuda daring program sarjana dan magister Universitas Medan Area periode I Tahun 2021, saat ini kita ketahui pada era revolusi industri 4.0 yang penuh dengan dinamika perubahan lapangan pekerjaan banyak lapangan pekerjaan yang hilang digantikan oleh sistem cerdas tergantikan dengan otomasi tapi peluang dengan lahirnya lapangan keperjaan baru sangat luas terbuka, oleh karena itu para sarjana dan magister yang saat ini di wisuda saya berharap bekal yang anda peroleh selama di pendidikan tinggi akan menjadi bekal yang sangat penting dalam mengembangkan dunia kerja yang akan anda masuki tidak hanya bekal kompetensi keilmuan tetapi juga bekal hard skill dan soft skill yang anda peroleh selama mengikuti pendidikan baik itu melalui kegiatan organisasi, kegiatan olahraga, kegiatan kreatifitas mahasiswa dan berbagai macam hal yang anda lakukan selama di pendidikan tinggi menjadi bekal yang sangat penting di dalam dunia kehidupan yang nyata.

Adapun kata sambutan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 1 Sumatera Utara Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si saya mengucapkan selamat kepada wisuda daring program sarjana dan magister Universitas Medan Area periode I Tahun 2020, pelaksanaan wisuda kali ini merupakan capaian kinerja dan reputasi UMA sebagai kontribusi dalam pembangunan anak bangsa, semoga UMA semakin mengukir prestasi serta meningkatkan layanan pendidikan yang bermutu sebagai perguruan tinggi yang berkembang dan berdaya saing.

Selanjutnya kata sambutan dari Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi pada wisuda daring mengatakan pada era globalisasi dan teknologi digital yang sangat pesat saat ini memberikan peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda, UMA merupakan perguruan tinggi swasta di Sumatera Utara yang sudah banyak menghasilkan sumber daya manusia yang inovatif, berkepribadian dan mandiri sehingga mampu bersaing di pasar nasional dan internasional, UMA juga merupakan salah satu kampus swasta terbaik di Sumatera Utara yang sangat berperan aktif dalam menjaga lingkungan hal ini dibuktikan dengan pengelolaan taman hutan raya kampus saat ini sebagai hutan konservasi Kementeria Kehutanan Republik Indonesia sehingga menjadikan UMA sebagai kampus bestari serta UMA meraih peringkat nasional dan internasional pada GreenMetric 2021 yang terfokus pada lingkungan kampus yang sehat.

gubernur-sumatera-utara-pada-wisuda-daring-uma.jpg

 

“saya berharap lulusan-lulusan UMA dapat berkontribusi untuk Provinsi Sumatera Utara dengan memberikan ide-ide kreatif dan solutif yang inovatif untuk memajukan Provinsi Sumatera Utara yang bermartabat”,ucap Gubernur SUMUT.

Selanjutnya sambutan dari alumni berprestasi pada wisuda daring uma mengatakan selamat berbahagia kepada wisudawan/i universitas medan area yang pada hari ini telah wisuda daring periode satu tahun 2021 semoga ilmu yang diperoleh dapat berhasil guna dan berdaya guna bagi nusa dan bangsa.”ucap alumni berprestasi.

Adapun sambutan dari orang tua/wali yang di sampaikan pada wisuda daring mengatakan selamat kepada mahasiswa/i universitas medan area yang telah diwisuda pada hari ini, kami sebagai orang tua sangat senang dan bergembira anak kami telah berhasil diwisuda. Wisuda kali ini bukanlah sebuah akhir akan tetapi ini adalah awal dari sebuah perjuangan dalam mendidik dan berjuang, masa depan kalian berada pada genggaman. Gapailah cita-cita dalam kehidupan yang cemerlang masa depan yang akan kalian hadapi, teruslah menjadi pribadi yang lebih baik dan tetap menjadi kebanggaan ibu dan ayah.”ucap sambutan orang tua.

sambutan-alumni-berprestas-wisuda-daring-uma.jpg

Semoga wisuda daring ini menjadi momentum yang baik untuk mencapai kesuksesan di masa mendatang. Semoga keberhasilan ini akan menjadi awal yang hebat dan semangat yang luar biasa sehingga mampu meningkatkan prestasi Saudara, dan pada akhirnya mampu menjadikan saudara sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang berkepribadian, inovatif, dan mandiri dan mampu berperan secara aktif dalam pembangunan di Indonesia.

 

Wisudawan Terbaik Magister Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Medan Area Periode I Tahun 2021

 

Saksikan proses Wisuda Daring Program Sarjana dan Magister Universitas Medan Area Periode I Tahun 2021 di Youtube Chanel Universitas Medan Area

4 Famous Stories About Rich People Who Escaped Laws

For most people, the individual who has abundant wealth can do whatever he wants. Some people argue that the rich can even escape the trap of the law, only by paying a certain amount of money to the institution. Such thoughts have long been ingrained in the minds of some people, while other facts say that the rich and powerful who can get away from crime cases usually actually put the person who reported it in jail.

Here are 4 stories about a rich man who escaped from the snare of such a terrible law:

  1. Issel Sagawa – Japanese Conglomerate Cannibal In June 1981, when Issei Sagawa was studying literary at the Sorbonne Academy in Paris, the French police arrested him for the alleged murder of Renee Hartevelt, a Dutch student. In the news that shocked Japan, the only child of one of the conglomerates in the land of Sakura admitted to having eaten hartevelt’s body, some of which were swallowed raw and partially cooked with spices. The French court finally decided not to prosecute Sagawa for the murder, because his mental condition was considered very weak.
  2. Sao Boonwat – Myanmar diplomat who killed his own wife In 1967, Sao Boonwaat, a Burmese (present-day Myanmar) diplomat, killed his wife after learning that the wife was having an affair. Boonwaat is an ambassador in Sri Lanka (formerly Ceylon). He shot his wife and covered up his crime by returning to Burma, before he could be brought to court. He spends the rest of his days as a free individual, thanks to the abuse of his “above the law” diplomatic status.
  3. Orachorn Thephasadin Na Ayu dhya – driving without a license In 2010, a 17-year-old girl named Orachorn Thephasadin Na Ayu dhya drove one of her father’s cars without a driver’s license. While driving, he made the mistake of texting and playing on his cell phone. Because of this, he ended up crashing into a van containing 14 passengers. As many as 9 people died instantly because of the negligence of the Thai teenager. His wealthy parents paid for a lawyer, and somehow the court only sentenced him to three years in prison for driving without a license. Na ayudhya is also known as a mandatory report sentence for several months, he was asked to become a public servant as an additional punishment.
  4. Ethan Couch In 2013, a 16 year old boy named ethan couch stole a beer and drunk driving with his friends. Because of his actions, four pedestrians who were stepping on the sidewalk in For Worth, Texas, died instantly. Meanwhile, his friends now live with severe brain damage.

7 Hal penting diperhatikan dalam RUU Bea Materai

Rancangan undang-undang tentang Bea materai akan segera untuk disahkan, adapaun isi dari RUU tersebut telah dilakukan banyak penyesuaian kebijakan mengenai Bea Materai dibandingkan dengan undang-undang  sebelumnya yang sudah berlaku selama 34 tahun. Hal itu dilakukan guna menyesuaikan kebijakan pengenaan Bea Materai dengan kondisi ekonomi, sosial,hukum dan teknologi informasi yang telah berkembang sangat pesat, dengan tetap berpegang pada asas kesederhanaan,efisiensi,keadilan,kepastian hukum, dan kemanfaatan.

Ada beberapa poin penting yang diatur dalam RUU  tersebut :

  1. Poin pertama yang ada dalam penyesuaian yang dituangkan dalam RUU Bea Materai  tersebut adalah penyetaraan pemajakan atas dokumen. Saat ini, terjadi ketidaksertaan pemajakan atas dokumen karena undang-undang nomor 13 tahun 1985 tentang Bea Materai hanya mengatur mengenai pemajakan atas dokumen dalam bentuk kertas sehingga diperlukan regulasi dalam bentuk undang-undang untuk menjangkau pengaturan bea materai pada dokumen elektronik yang berkembang dengan cepat.  Penyesuaian ini diharapkanterjadi kesetaraan pengenaan  atas dokumen non-kertas, sehingga lebih memberikan rasa keadilan atas pengenaan bea materai.
  2. Point kedua terletak pada tarif dan batasan nilai dokumen yang dikenai bea materai. Diketahui bahwa tarif yang ada pada RUU baru tersebut berupa single tarif yaitu  Rp. 10.000, dan batasan nilai dokumen yang memuat jumlah uang yang disepakati sebesar Rp.5.000.000,00 (lima juta rupiah).
  3. Point ketiga pada penyesuaian yang ada pada RUU tersebut adalah penyempurnaan pengaturan mengenai saat terutang dan subjek  secara terperinci per jenis dokumen dan penyempurnaan administrasi pemungutan dalam rangka memberikan kepastian hukum.
  4. Point Keempat yaitu pembayaran  menggunakan materai elektronik. Pengembangan teknologi pembayaran  merupakan langkat konkret yang harus dilakukan sebagai tindak lanjut dari pengenaan  atas dokumen elektronik.
  5. Point kelima adalah pemberian fasilitas pembebasan dari pengenaan  atas dokumen tertentu yang diperlukan untuk kegiatan penanganan bencana alam, kegiatan yang bersifat keagamaan dan sosial, serta dalam rangka mendorong program pemerintah dan melaksanakan perjanjian internasional.
  6. Point keenam yaitu mengenai penyesuaian yang ada pada RUU ini mencakup pengaturan mengenai sanksi, baik sanksi administratif atas ketidakpatuhan dan keterlambatan pemenuhan kewajiban pembayaran, maupun sanksi pidana untuk meminimalkan dan mencegah terjadinya tindak pidana dibidang perpajakan dan tindak pidana pembuatan , pengedaran, penjualan , dan pemakaian materai palsu atau materai bekas pakai.
  7. Point ketujuh dalam penerapannya, pemerintah sangat memahami kondisi masyarakat indonesia mengalami tekanan akibat pandemi covid-19 . Untuk itu, penyesuaian nilai yang baru ,akan diberlakukan pada 1 januari 2021 mendatang sehingga terdapat cukup waktu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarkat luas dan mempersiapkan saraNa serta prasarana agar tidak terjadi hambatan dalam implementasi undang-undang ini

Finding Relief After A Personal Injury: Lawsuit Advice

Are you in the market for a personal injury lawyer? Have you flipped through the phone book or looked on the internet at the many, many options available to you? If you are feeling overwhelmed, take heart! With a little bit of education, you will be able to make a responsible, informed decision. When in a car accident, write down what happened as soon as you are safe to do so. For example, what you were doing when it happened, how you are hurt, what damage there is to your car, what damage there is to the other car, and what you think caused the accident or how the other driver was at fault.

 

When personal injuries occur, it can be hard to find the right attorney. Nonetheless, you can find experienced and qualified personal injury attorneys if you know how to look. This practice area requires true expertise, so it is important to hire someone with a lengthy background.During your initial consultation with your personal injury lawyer, check to see how organized he is. This is important because you will want someone who is on top of their game to represent you. Small personality traits like this can make all the difference when the lawyer is making your case in court.Document your costs. Record any expenses or loss of income you incur as a result of your injury. Some of these documents may include insurance forms, medical bills, prescription receipts, and property damage repairs. If you miss work because of the injury, be sure you also document any lost wages. Document each expense as it occurs, while it is fresh in your memory.

Bring all of the necessary paperwork to your initial consultation as this is very important for your personal injury lawyer to develop a solid case. Make copies of each of these documents too, as you will want to have one just in case. This puts you in the best position to team up with your lawyer and win.How quickly does a lawyer get back to you? The answer to this question should play a huge role in which attorney you choose for your personal injury case. Anyone who leaves you hanging for days on end is no good. To figure out how long it will take once hired, multiply how long it took for them to first contact you times three.

You should keep a record of any doctors appointments you have if you have a personal injury case. If you want to come out with a positive ruling, you’ve got to have proof that you were injured and proof that you are trying to get better too. If you do not, it may look like you are lying or trying to manipulate the courts.Finding a personal injury lawyer is easy. Finding a good personal injury lawyer, however, is a little harder! Your lawyer will have a tremendous bearing on your case – who you choose can make all the difference in the world. Make sure you put the time and effort into this important decision.

Perbedaaan Mou dan Perjanjian

Di dalam dunia bisnis, sering sekali kita mendengar istilah Memorandum Of Understanding  atau disingkat MOU. Biasanya MOU ini digunakan sebagai pendahuluan sebelum perjanjian yang sebenarnya dibuat, lalu apa yang membedakan MOU dengan perjanjian ?

MOU atau Nota kesepahaman merupakan dokumen yang digunakan sebagai pendahuluan dalam suatu perjanjian yang fungsinya hanya sebagai penegasan bahwa para pihak serius menjalin kerja sama atau bisa disebut juga sebagai “Tanda Jadi ” antara para pihak yang melakukan kerja sama.

Simpelnya , MOU adalah tahapan pra kontrak yang isinya hanya menjealskan mengenai hal yang bersifat pokok dan umum saja, sehingga tidak ada hak dan kewajiban serta akibat hukum yang timbul dari MOU tersebut. Lalu ada Perbedaan MOU dan perjanjian , tentunya sangat berbeda sederhananya jika MOU adalah pendahuluan atau pra-kontrak, maka perjanjian adalah kontrak yang sebenarnya. Jadi secara umum MOU itu tidak mengikat para pihak ,sehingga para pihak bisa saja menarik diri dan membatalkan MOU tersebut secara sepihak tanpa ada akibat hukum apapun. Sedangkan  perjanjian itu mengikat para pihak , masih ingat kan dengan asas “Pacta Sunt Servanda” yang menyebut perjanjian berlaku sebagai undang-undang bagi para pihak yang menyepakatinya, sehingga para pihak tidak dapat menarik diri dari perjanjian yang sudah disepakati semudah menarik diri dari MOU, Kecuali jika perjanjian tersebut telah selesai dan para pihak telah menyelesaikan kewajibannya.

 

 

Syarat-syarat tersebut diatur dalam Pasal 1320 KUHPer sebagai berikut:

a. Adanya kesepakatan antara para pihak

Bentuk dari kesepakatan yang dimaksud tidak harus selalu dituangkan dalam bentuk tertulis. Selama kesepakatan tersebut dicapai oleh para pihak tanpa ada paksaan dari pihak manapun, maka para pihak dianggap telah memenuhi syarat sah perjanjian yang pertama.

b. Kecakapan para pihak

Cakap yang dimaksud adalah pihak yang akan membuat perjanjian tersebut merupakan pihak yang mampu bertanggung jawab atas dirinya sendiri dan/atau merupakan pihak yang berwenang untuk bertindak atas nama pihak yang diwakilinya. Menurut KUHPer, seseorang dapat dikategorikan cakap apabila telah berusia 21 tahun atau telah menikah. Sedangkan apabila pihak yang akan membuat perjanjian adalah badan hukum seperti PT atau Yayasan, maka pihak yang dikategorikan cakap untuk mewakili badan hukum tersebut adalah orang yang memiliki wewenang berdasarkan peraturan perundang-undangan. Misalnya jika badan hukum berbentuk PT, maka Direktur merupakan pihak yang berwenang untuk mewakili PT sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar PT.

c. Hal tertentu sebagai objek perjanjian

Hal tertentu yang dimaksud adalah hal yang menjadi objek dalam perjanjian termasuk uraian mengenai hak dan kewajiban para pihak. Misalnya dalam perjanjian sewa menyewa mobil, yang menjadi objek dalam perjanjian tersebut adalah mobil dan dapat diatur mengenai hal-hal apa saja yang wajib dilakukan maupun hal yang dilarang untuk dilakukan oleh para pihak.

d. Suatu sebab yang halal

Makna dari suatu sebab yang halal adalah isi dari perjanjian tersebut tidak melanggar peraturan perundang-undangan, kesusilaan, dan ketertiban umum. Meskipun para pihak diberikan kebebasan untuk menentukan isi dari perjanjian yang akan dibuat, perjanjian tersebut tetap harus mematuhi hukum yang berlaku.

Jika seluruh persyaratan di atas telah terpenuhi, maka perjanjian dapat dianggap sah dan mengikat para pihak. Sehingga perjanjian tersebut akan berlaku sebagai “undang-undang” yang harus dipatuhi para pihak.

Selain itu MOU bersifat sederhana dan hanya mengatur hal yang sifatnya umum, luas dan tidak mendetail dan hanya terbatas pada rencana saja. Sedangkan perjanjian bersifat spesifik dan detail sehingga hal yang diatur menjadi lebih jelas dan terperinci, mulai dari definisi , hak dan kewajiban para pihak, akibat hukum, sampai dengan berakhirnya perjanjian semuanya diatur secara detail.