MOU MENGIKAT SECARA HUKUM

MOU

Apa itu MOU?

 

Memorandum of Understanding (MOU) adalah dokumen yang menjadi dasar untuk negosiasi di masa depan antara dua pihak atau lebih yang dapat menghasilkan kontrak definitif yang menetapkan syarat-syarat di mana mereka akan dijalankan. dan di mana catatan keinginan atau kesepakatan awal di antara mereka ditinggalkan. MOU pada prinsipnya tidak mengikat para pihak, karena ini adalah semacam draft yang hanya menyatakan niat para pihak sebelum perundingan formal diselesaikan; Namun, mengingat tidak adanya formalitas khusus, para pihak dapat menetapkan di dalamnya apa yang sesuai dengan kepentingan mereka, sehingga mereka dapat menyepakati keberlakuan kepatuhan tersebut.

Apa tujuanmu? Tujuan utamanya adalah:

(i) untuk membangun kepentingan para pihak dalam melakukan negosiasi di masa depan;

(ii) memperjelas poin-poin utama dari negosiasi yang akan diadakan;

(iii) memberikan jaminan jika kesepakatan gagal selama negosiasi;

(iv) jika perlu untuk mengetahui maksud para pihak, berfungsi sebagai elemen penafsiran kontrak yang, jika sesuai, dimasukkan ke dalamnya saat bisnis ditutup.

Apa perbedaan antara MOU dan Letter of Intent? Meskipun kedua dokumen tersebut dimaksudkan untuk mencatat kemauan dan kepentingan para pihak dalam menyelesaikan suatu usaha di masa depan, perbedaan keduanya terletak pada hal-hal yang bersifat formal. Yang pertama adalah jumlah pihak yang terlibat, karena dalam Letter of Intent hanya ada dua pihak yang terlibat (penerbit dan penerima), sedangkan dalam MOU bisa lebih dari dua pihak. Begitu pula perbedaan lainnya adalah bahwa dalam Letter of Intent hanya yang mengajukan kesepakatan yang harus menandatangani dan dalam MOU semua harus ada penandatangan.

Apakah MOU mengikat secara hukum? Pada prinsipnya, MOU tidak memiliki efek mengikat bagi para pihak, kecuali kewajiban yang umumnya ditetapkan di dalamnya tentang kerahasiaan sehubungan dengan informasi yang dipertukarkan dan eksklusivitas dalam negosiasi. Namun, isinya ditentukan oleh kemauan para pihak, sehingga, jika para pihak menginginkan, mereka dapat menetapkan bahwa hal itu akan mengikat dan bahkan menentukan konsekuensi dari ketidakpatuhan. Oleh karena itu, sifat mengikat dari MOU tidak terletak pada nama yang diterimanya, tetapi pada isinya; namun, penting untuk diketahui dengan jelas apakah para pihak bermaksud untuk menjadi atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *